Figura yang terlupakan..

“Tari..”bisikku perlahan membaca nama yang tertulis disudut sebuah foto. Lama aku terdiam. Ooghh… ini kah dia, gadis kecil yang slalu ku dengar namanya.

Kutatap satu persatu bagian wajahnya, ku telelusuri lekuk demi lekuk, matanya, hidungnya, tulang pipinya. Tak ada satu bagian pun yang ku lewatkan. Lama. Lamaaaa aku menatap wajahnya.
Tak ingin rasanya aku mengalihkan pandanganku dari wajahnya. sungguh Maha Karya terindah Ciptaan Nya… tak salah jika pujian itu melekat atas namanya.
“sama persis..” desis ku tanpa sadar.

Ku perhatikan lagi caranya tersenyum, ekor matanya, tak ada yang beda. Sungguh ke agungan Tuhan. Sama persis seperti sesosok bayangan yang pernah singgah dihatiku, membawa aku teringat akan sebuh figura lain, dibagian hati terdalam yang telah kukubur..

Lama aku tertegun.. menatap figura renta disudut hatiku.. terpajang namun tak pernah sekalipun ku tatap, bahkan kucuri pandangpun tidak. Entah kenapa hari ni, tak sengaja ku tatap lagi. Aku terdiam.. figura nya tampak lapuk, lusuh, penuh debu. perlahan aku mendekat.. kuusap debu-debu itu dengan tanganku. Sesosok wajah tampak menawan dibalik figura tua.

Seketika itu ribuan figura masa lalu keluar mencuat dari hatiku, memaksaku kembali ke beberapa tahun yang lalu… tentang sbuah nama, yang ku abadikan dihati.. nama yang sudah tak pernah lagi kusebut, namun sangat ku hafal benar.. Rithi. Ritmawan Hidayat lafas ku perlahan… CiKUrus ku.

Pemilik nama itu pernah jadi bagian dari masa lalu ku, aahhkkk cerita usang teman, namun tak pernah basi dipikiranku. Selalu saja ada rindu menggayut mesra dihatiku. jika aku bermain ke masalalu, rindu akan tawa nya, suaranya, juga bayangan nya..

Dia.. seperti matahari.. yang selalu kutunggu bila adzan subuh menggema.., tapi tak pernah terasa hilang bila bedug maghrib berkumandang.. dia seperti awan.. selalu teduhkan aku dari terik mentari, tapi jika dia siram aku dengan hujan, tak pernah terasa dingin. Dia seperti bintang untukku.. selalu sinari ku dengan cahaya indah.. namun bila tak bercahaya, tak pernah terasa gelap..

Kedekatannya dengan yang Maha Agung, kerinduannya akan bidadari syurga, serta lafas nyanyian taqwa nya yang membawa aku.. ingin jadi shalehah… jadi wanita yang rindu akan Taubat, rindu akan Syurga, rindu akan Sholat.. dzikir nya yang membawa aku sadar tak ada yang pantas di cintai melebihi kecintaan pada yang Satu, Sang Pen-cinta. Tahajud nya yang membawa aku merasa mencintai yang tak sempurna, tapi terasa begitu sempurna…

Ya Rabb..
kutengadahkan tangan ini..Memohon ampun atas setiap khilaf nya,
Terima dia,
terima Ciku-ku disisiMu ya Rabb..
Jika Engkau berkenan, Izinkan aku menulis secarik pesan untuknya.. sedikit saja, tolong bawakan pesan ini padanya…
Ciku,
Assalamu’alaikum ya Akhi…
Apakabarmu disana..jika kau bisa lihat aku..
Lihatlah.. telah kujaga smua auratku, telah kujadikan sholat seperti air untuk dahagaku, telah kujadikan Dia sahabatku.. sepertimu..

Ya Akh, Doa kan aku dari atas sana.. doa kan aku bisa bersanding dengan Ciku-ku di akhirat nanti, saat keabadian menjadi lambang atas kebahagiaan..
Wassalam Akhi,

Katakan padanya ya Rabb, jika dia melihat aku menangis dari atas sana.. bukan karna aku sedih atas perginya, bukan karna aku sepi tanpanya, tapi karna aku.. bahagia pernah jadi sesuatu untuknya, walau hanya sesaat…

tangisku.. karna aku ikhlas.. karna aku tau Engkau lebih menyayanginya ya Rabb…

Iklan

5 responses to “Figura yang terlupakan..

  1. yang pengen liat dokuentasi halal bihalal 2008 silahkan klik di fs rgusmedi@gmail.com

  2. lai rancak caritonyo ma diak…..

  3. rahmad gusmedi ko sia yo? Da med yo ?

  4. da med : mokasih da med, langsung meluncur ke TKP skrang

  5. Ping-balik: “Ini Ekpresi Kaget, Bahagia Atau Penyesalan? « Catatan QS UBH-ku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s